Levante Bungkam Celta Vigo 3-2 di Balaidos, Jutgla Bersinar Namun Tuan Rumah Tersungkur Goal.my.id - Pertandingan pekan ke-36 LaLiga musi...
| Levante Bungkam Celta Vigo 3-2 di Balaidos, Jutgla Bersinar Namun Tuan Rumah Tersungkur |
Goal.my.id - Pertandingan pekan ke-36 LaLiga musim 2025/2026 menghadirkan drama besar saat Levante sukses menundukkan Celta Vigo dengan skor 3-2 di Estadio de Balaídos, Vigo, Rabu (13/5/2026) dini hari WIB. Duel yang berlangsung sengit tersebut memperlihatkan pertarungan terbuka sejak menit awal hingga akhir laga. Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, Celta Vigo gagal mempertahankan keunggulan dan harus menerima kekalahan menyakitkan dari tim tamu.
Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam kompetisi Liga Spanyol pekan ini. Kedua tim tampil agresif dan saling menyerang tanpa banyak menunggu. Total lima gol tercipta sepanjang pertandingan dengan intensitas tinggi yang membuat penonton di stadion terus tegang hingga peluit panjang dibunyikan.
Celta Vigo sebenarnya sempat dua kali unggul melalui penampilan gemilang Ferran Jutgla. Namun Levante memperlihatkan mental luar biasa dengan membalikkan keadaan lewat gol dari Kevin Arriaga, Dela, dan Roger Brugué. Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Levante dalam persaingan papan tengah Eropa, sementara Celta Vigo harus kembali kehilangan poin penting di kandang sendiri.
Babak Pertama Berjalan Intens dan Penuh Tekanan
Sejak awal pertandingan, Celta Vigo langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Bermain di depan lebih dari 19 ribu pendukung sendiri membuat tim tuan rumah tampil percaya diri. Mereka menguasai jalannya pertandingan melalui dominasi penguasaan bola yang mencapai 57 persen sepanjang laga.
Tekanan Celta akhirnya membuahkan hasil cepat pada menit keempat. Ferran Jutgla berhasil membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Hugo Alvarez. Penyerang tersebut dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Levante dan membawa publik Balaídos bergemuruh.
Gol cepat itu membuat tempo pertandingan semakin meningkat. Levante tidak tinggal diam dan mulai berani keluar menyerang. Tim tamu mencoba memanfaatkan sisi sayap untuk menekan pertahanan Celta Vigo yang terlihat beberapa kali kehilangan koordinasi.
Setelah terus memberikan ancaman, Levante akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjelang turun minum tepatnya pada menit ke-43. Kevin Arriaga sukses mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan assist dari Jeremy Toljan. Gol tersebut menjadi pukulan bagi Celta Vigo yang sebelumnya terlihat nyaman mengendalikan permainan.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai. Kedua tim memperlihatkan efektivitas permainan menyerang yang tinggi. Pertandingan pun diprediksi akan semakin panas pada babak kedua.
Ferran Jutgla Kembali Membawa Celta Unggul
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Celta Vigo kembali mengambil kendali permainan dan berusaha mencari gol kedua secepat mungkin. Pelatih tuan rumah juga terlihat aktif memberikan instruksi agar timnya bermain lebih agresif.
Usaha tersebut berhasil pada menit ke-48. Ferran Jutgla kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Levante setelah mencetak gol keduanya di laga ini. Kali ini ia menerima umpan dari Javi Rueda sebelum melepaskan penyelesaian klinis yang gagal dihentikan kiper lawan.
Gol kedua Jutgla membuat Celta Vigo kembali berada di atas angin. Publik Balaídos berharap tim kesayangannya mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin penting dalam lanjutan sepak bola Spanyol.
Namun Levante menunjukkan karakter kuat dan tidak menyerah begitu saja. Tim tamu justru tampil semakin berani setelah tertinggal untuk kedua kalinya. Mereka meningkatkan tekanan dan mencoba memanfaatkan celah di lini belakang Celta Vigo.
Levante Bangkit dan Membalikkan Keadaan
Perjuangan Levante akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Dela sukses mencetak gol penyeimbang setelah menerima umpan matang dari Kevin Arriaga. Kerja sama apik tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan kembali berlangsung terbuka.
Setelah gol tersebut, momentum permainan sepenuhnya berubah. Levante tampil jauh lebih percaya diri sementara Celta Vigo mulai terlihat gugup. Beberapa kesalahan kecil di lini tengah membuat tuan rumah kehilangan ritme permainan.
Situasi semakin sulit bagi Celta Vigo setelah Daniel Varela Pampin menerima pelanggaran keras pada menit ke-60 yang memicu perubahan tempo permainan. Levante memanfaatkan momentum tersebut untuk terus menekan pertahanan lawan.
Gol kemenangan Levante akhirnya lahir pada menit ke-63. Roger Brugué berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari Jon Ander Olasagasti. Serangan cepat yang dibangun Levante membuat pertahanan Celta Vigo gagal melakukan antisipasi dengan baik.
Gol itu menjadi titik balik terbesar dalam pertandingan. Levante berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 dan membuat suasana stadion mendadak sunyi. Para pemain Celta Vigo berusaha keras mengejar ketertinggalan, namun pertahanan disiplin tim tamu mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Perubahan Strategi dan Pergantian Pemain
Kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain demi mengubah jalannya pertandingan. Levante memasukkan Ivan Losada menggantikan Tunde Kaba pada menit ke-46 untuk meningkatkan kreativitas serangan.
Sementara itu, Celta Vigo mencoba menyegarkan lini serang dengan memasukkan beberapa pemain seperti Pablo Duran, Williot Swedberg, dan Borja Iglesias pada menit ke-66. Pergantian tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya dobrak saat mereka tertinggal 2-3.
Oscar Mingueza juga masuk pada menit ke-76 untuk memperkuat sisi pertahanan sekaligus membantu distribusi bola dari belakang. Namun berbagai perubahan taktik yang dilakukan Celta Vigo tetap belum mampu membongkar organisasi pertahanan Levante.
Di sisi lain, Levante justru bermain semakin disiplin setelah unggul. Mereka lebih fokus menjaga bentuk pertahanan dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam tuan rumah.
Statistik Pertandingan Menunjukkan Duel Berimbang
Meski kalah, Celta Vigo sebenarnya cukup dominan dalam beberapa aspek statistik pertandingan. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 57 persen dibanding 43 persen milik Levante.
Dari segi peluang, Celta Vigo menghasilkan expected goals (xG) sebesar 2,05, lebih tinggi dibanding Levante yang mencatatkan 1,46. Statistik ini menunjukkan bahwa tuan rumah mampu menciptakan peluang berbahaya dalam jumlah cukup banyak.
Celta Vigo juga mencatatkan 24 sentuhan di kotak penalti lawan, sementara Levante menghasilkan 21 sentuhan. Namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.
Levante tercatat melepaskan 14 tembakan sepanjang laga, unggul dari Celta Vigo yang menghasilkan 11 percobaan. Tim tamu juga tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang penting sehingga mampu membawa pulang kemenangan dramatis.
Ferran Jutgla Jadi Sorotan Meski Timnya Kalah
Walaupun Celta Vigo gagal meraih poin, Ferran Jutgla tetap layak mendapatkan apresiasi tinggi. Penyerang tersebut tampil sangat tajam dan menjadi ancaman terbesar bagi lini pertahanan Levante sepanjang pertandingan.
Dua gol yang dicetak Jutgla menunjukkan kualitas penyelesaian akhirnya yang sangat baik. Ia mampu memanfaatkan ruang sempit dan tampil efektif di depan gawang lawan.
Selain mencetak gol, Jutgla juga aktif membantu pergerakan tim dalam membangun serangan. Kecepatan dan mobilitasnya membuat pertahanan Levante beberapa kali kerepotan mengawal pergerakannya.
Namun performa impresif tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Celta Vigo dari kekalahan. Minimnya koordinasi lini belakang menjadi faktor utama yang membuat mereka kehilangan tiga poin penting di kandang.
Levante Tampil Efisien dan Penuh Determinasi
Levante pantas mendapatkan pujian atas kemenangan ini. Mereka tampil penuh determinasi meski sempat tertinggal dua kali dari tuan rumah. Mentalitas kuat menjadi kunci keberhasilan tim tamu membalikkan keadaan.
Kevin Arriaga menjadi salah satu pemain terbaik Levante dalam laga ini. Selain mencetak gol penyeimbang di babak pertama, ia juga memberikan assist penting untuk gol Dela pada babak kedua.
Roger Brugué yang masuk sebagai pemain pengganti juga memberikan dampak besar. Golnya pada menit ke-63 menjadi penentu kemenangan Levante sekaligus memastikan tiga poin penting dalam laga tandang sulit ini.
Kemenangan di Balaídos memperlihatkan bahwa Levante memiliki semangat juang tinggi hingga akhir musim. Mereka mampu tampil efektif meski tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola.
Atmosfer Balaidos dan Detail Pertandingan
Pertandingan berlangsung di Estadio de Balaídos, Vigo, yang memiliki kapasitas 24.870 penonton. Dalam laga ini tercatat sebanyak 19.185 penonton hadir memberikan dukungan langsung kepada Celta Vigo.
Atmosfer stadion berlangsung sangat meriah sejak awal pertandingan. Dukungan suporter tuan rumah sempat memberikan energi tambahan ketika Celta Vigo unggul dua kali melalui Ferran Jutgla.
Namun setelah Levante membalikkan keadaan, tekanan justru berbalik menghantui para pemain tuan rumah. Beberapa kali terdengar sorakan kecewa dari tribun ketika peluang emas gagal dimaksimalkan Celta Vigo.
Laga ini dipimpin oleh wasit Alejandro Cordero asal Spanyol. Sepanjang pertandingan, wasit cukup sibuk mengendalikan tempo permainan yang berjalan keras dan penuh duel fisik.
Dampak Hasil Pertandingan bagi Kedua Tim
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Celta Vigo yang sedang berusaha memperbaiki posisi di klasemen akhir musim LaLiga. Kehilangan poin di kandang membuat tekanan terhadap tim semakin besar menjelang dua pertandingan terakhir musim ini.
Selain itu, kelemahan di lini pertahanan kembali menjadi perhatian utama. Celta Vigo sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi kurang disiplin dalam menjaga organisasi bertahan ketika menghadapi serangan balik lawan.
Sebaliknya, kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Levante. Mereka berhasil meraih kemenangan penting di markas lawan yang terkenal sulit ditaklukkan.
Hasil positif ini juga memperlihatkan perkembangan mentalitas Levante yang semakin matang di penghujung musim. Tim tersebut mampu tampil tenang meski berada dalam tekanan besar sepanjang pertandingan.
Dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Celta Vigo, Levante sukses mencuri perhatian publik pecinta sepak bola Spanyol. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa persaingan di kompetisi Eropa musim 2025/2026 masih menghadirkan drama dan kejutan hingga pekan-pekan terakhir.
No comments