Page Nav

HIDE

Goal.my.id

latest

Responsive Ads

Belgia Mengamuk! Tunisia Dibantai 5-0 dalam Laga Uji Coba Internasional di Brussel

Belgia Mengamuk! Tunisia Dibantai 5-0 dalam Laga Uji Coba Internasional di Brussel Goal.my.id - Tim nasional Belgia menunjukkan performa l...

Belgia Mengamuk! Tunisia Dibantai 5-0 dalam Laga Uji Coba Internasional di Brussel
Belgia Mengamuk! Tunisia Dibantai 5-0 dalam Laga Uji Coba Internasional di Brussel

Goal.my.id
- Tim nasional Belgia menunjukkan performa luar biasa saat menghancurkan Tunisia dengan skor telak 5-0 dalam pertandingan Pertandingan Persahabatan Antar Negara yang berlangsung di King Baudouin Stadium, Brussel, pada 6 Juni 2026. Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal berharga bagi skuad berjuluk Red Devils menjelang agenda kompetitif berikutnya.

Bermain di hadapan 40.236 penonton, Belgia yang menempati peringkat ke-9 FIFA tampil sangat dominan sejak menit awal. Sementara itu, Tunisia yang berada di posisi ke-44 ranking FIFA kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi dan kualitas serangan yang terus diperagakan tuan rumah sepanjang laga.

Belgia Langsung Mengendalikan Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia memperlihatkan kualitas permainan yang membuat Tunisia lebih banyak bertahan. Penguasaan bola mencapai 66 persen menjadi bukti bagaimana tim asuhan Belgia mampu mengontrol ritme pertandingan dari awal hingga akhir.

Dominasi tersebut juga tercermin dari statistik serangan. Belgia melepaskan 27 tembakan sepanjang pertandingan dengan lima peluang emas tercipta. Sebaliknya, Tunisia hanya mampu menghasilkan tujuh percobaan tanpa satu pun peluang besar yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Pertandingan yang masuk dalam kalender World Friendly International ini menjadi ajang pembuktian bagi para pemain Belgia yang ingin mengamankan tempat utama dalam skuad nasional mereka.

Leandro Trossard Membuka Keran Gol Red Devils

Meski mendominasi sejak awal laga, Belgia baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28. Leandro Trossard menjadi pemain yang membuka pesta gol tuan rumah setelah memanfaatkan umpan matang dari Jeremy Doku.

Gol tersebut membuat Belgia semakin percaya diri dalam menguasai pertandingan. Tunisia yang mencoba keluar dari tekanan justru kerap kehilangan bola di area berbahaya sehingga memberi ruang bagi para pemain Belgia untuk terus melancarkan serangan.

Menjelang berakhirnya babak pertama, terjadi insiden yang melibatkan Roberto Garcia pada menit 45+3. Meski tidak berada di lapangan, ia menerima kartu akibat tindakan tidak sportif yang dilakukan dari area teknis.

Hingga turun minum, Belgia unggul 1-0. Namun jalannya pertandingan menunjukkan bahwa keunggulan tersebut masih bisa bertambah jika Tunisia tidak segera memperbaiki organisasi permainan mereka.

Babak Kedua Menjadi Panggung Dominasi Belgia

Memasuki babak kedua, Tunisia mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan sejumlah pemain baru. Sayangnya, pergantian tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan permainan.

Belgia justru semakin agresif menyerang. Pada menit ke-53, Charles De Ketelaere menggandakan keunggulan setelah menerima umpan dari Youri Tielemans. Gol kedua ini membuat Tunisia semakin sulit bangkit.

Setelah tertinggal dua gol, Tunisia semakin sering melakukan pelanggaran untuk menghentikan aliran serangan lawan. Ilies Gharbi bahkan menerima kartu kuning pada menit ke-49 akibat pelanggaran menahan lawan dan kembali mendapat hukuman pada menit ke-62 setelah melakukan tekel yang dinilai berbahaya.

Tekanan tanpa henti Belgia kembali membuahkan hasil pada menit ke-65. Kapten tim Kevin De Bruyne mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan peluang yang dibangun dengan sangat baik. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-0 dan praktis mengakhiri harapan Tunisia untuk mengejar ketertinggalan.

Rotasi Pemain Tidak Mengurangi Ketajaman Belgia

Setelah unggul tiga gol, Belgia melakukan sejumlah pergantian pemain. Hans Vanaken menggantikan Amadou Onana, sementara Romelu Lukaku masuk menggantikan Charles De Ketelaere. Beberapa pemain lainnya seperti Maxim De Cuyper, Axel Witsel, Malick Fernandez-Pardo, Dodi Lukebakio, Nicolas Raskin, Diego Moreira, dan sejumlah nama lain juga mendapat kesempatan bermain.

Menariknya, pergantian pemain tersebut tidak membuat intensitas serangan Belgia menurun. Justru para pemain yang masuk dari bangku cadangan mampu memberikan energi baru dan membuat pertahanan Tunisia semakin kewalahan.

Hal ini memperlihatkan kedalaman skuad Belgia yang sangat baik. Setiap pemain mampu menjalankan instruksi dengan sempurna sehingga kualitas permainan tetap terjaga sepanjang pertandingan.

Dodi Lukebakio dan Nicolas Raskin Lengkapi Pesta Gol

Gol keempat Belgia lahir pada menit ke-85 melalui Dodi Lukebakio. Penyerang yang baru masuk tersebut sukses memanfaatkan assist dari Romelu Lukaku untuk memperbesar keunggulan menjadi 4-0.

Belgia belum berhenti. Saat pertandingan memasuki menit ke-87 hingga masa tambahan waktu, tekanan terus diberikan kepada lini belakang Tunisia yang tampak mulai kehilangan konsentrasi.

Pada menit ke-87 dan menjelang akhir laga, Belgia semakin menunjukkan superioritasnya. Puncaknya terjadi pada menit ke-90+3 ketika Nicolas Raskin mencetak gol kelima sekaligus menutup pertandingan dengan skor mencolok 5-0.

Gol tersebut menjadi penegas bahwa Belgia benar-benar tampil jauh lebih unggul dibandingkan lawannya pada malam itu.

Statistik Menunjukkan Ketimpangan Kualitas

Selain skor akhir yang sangat mencolok, statistik pertandingan juga menunjukkan betapa dominannya Belgia. Red Devils mencatat expected goals (xG) sebesar 3,86 dibandingkan Tunisia yang hanya menghasilkan 0,29.

Belgia juga mencatat 78 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, sementara Tunisia hanya mampu melakukan 12 sentuhan. Angka tersebut memperlihatkan betapa seringnya Belgia memasuki area berbahaya dan menciptakan peluang mencetak gol.

Dari sisi penguasaan bola, Belgia unggul dengan 66 persen berbanding 34 persen. Statistik tersebut semakin memperjelas bahwa pertandingan berlangsung hampir sepenuhnya sesuai keinginan tim tuan rumah.

Bagi para pecinta Sepak Bola, pertandingan ini menjadi contoh bagaimana tim dengan kualitas individu dan kolektivitas yang tinggi mampu mendominasi lawan dari berbagai aspek permainan.

Jeremy Doku Jadi Motor Serangan Belgia

Meski banyak pemain tampil impresif, Jeremy Doku layak mendapatkan sorotan khusus. Winger cepat Belgia tersebut berkontribusi besar dengan dua assist yang masing-masing menghasilkan gol untuk Leandro Trossard dan Kevin De Bruyne.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitas Doku membuat pertahanan Tunisia kesulitan mengantisipasi pergerakannya sepanjang pertandingan. Setiap kali mendapatkan ruang, pemain tersebut mampu menciptakan ancaman yang berujung peluang berbahaya bagi Belgia.

Selain Doku, performa Tielemans juga layak diapresiasi setelah menyumbangkan assist untuk gol kedua yang dicetak Charles De Ketelaere.

Modal Positif Belgia Menuju Agenda Berikutnya

Kemenangan besar ini memberikan banyak pelajaran positif bagi Belgia. Selain memperlihatkan efektivitas lini serang, pertandingan ini juga menunjukkan bahwa keseimbangan permainan tim berada dalam kondisi yang sangat baik.

Lini belakang tampil disiplin dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada Tunisia. Di sektor tengah, para gelandang mampu mengontrol tempo permainan, sedangkan lini depan menunjukkan penyelesaian akhir yang sangat efektif.

Bagi Tunisia, kekalahan telak ini tentu menjadi bahan evaluasi penting. Tim harus segera memperbaiki organisasi pertahanan serta meningkatkan efektivitas serangan apabila ingin tampil lebih kompetitif dalam pertandingan internasional berikutnya.

Dengan kemenangan 5-0 di King Baudouin Stadium, Belgia berhasil mengirim pesan kuat kepada para pesaingnya. Red Devils tampil tajam, solid, dan penuh percaya diri dalam laga persahabatan internasional yang berlangsung di Brussel. Performa impresif tersebut menjadi sinyal bahwa Belgia siap menghadapi tantangan yang lebih besar pada pertandingan-pertandingan mendatang.



No comments

Responsive Ads